EKSISTENSI MUSLIM DI RUSIA
Oleh : Siti Fadhillah Hartanti
Rusia, apa yang selalu kita ingat tentang nama negara
ini? Pasti tidak luput dari paham komunis. Itulah fenomena yang adanya dalam
hati, yang tidak bisa disentuh oleh siapapun. Hanya tuhan yang mampu
menjaganya. Sebuah kenyataan yang luar biasa. Kini islam berkembang dalam
demokrasi pemerintahan Rusia.
“[…] Wahai
manusia, sungguh, kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan
seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku
agar kamu saling kenal. Sungguh, yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah
ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.
(Q.S Al Hujarat [49]:13)”
Rusia memiliki kemiripan dengan Indonesia. Dari segi
karakteristik yang nyaris persis. Multiagama, multiras, multisuku, multibahasa,
dan hidup berdampingan secara damai. Sama-sama Bhinneka Tunggal Ika. Bahkan
beberapa bahasa Indonesia juga ada yang mirip dengan bahasa Rusia, seperti kata
dwa yang artinya dua, kata eta yang artinya itu. Umat islam Rusia
sangat kenal dengan masyarakat Indonesia dari ritual ibadah hajinya. Mereka
selalu saja mengatakan bahwa masyarakat muslim Indonesia adalah teladah haji
dunia. Rusia merupakan negara terbesar di dunia. Wilayahnya sama dengan 11,5% dari
wilayah dunia dengan luas 17 juta km persegi, terbentang sepanjang 10.000 km
dari laut Baltik di Barat hingga Samudera Pasifik Timur. Dahulunya, negara ini
di juluki “Beruang Merah” ini memiliki semua zona iklim kecuali tropis dan
terdiri dari 9 zona waktu.
Rusia memiliki masyarakat multietnis. Ada lebih dari
150 suku asli yang menjadi penganut agama-agama tradisional. Sebanyak 57 suku
diantaranya beragama islam. Saat ini semua orang di Rusia bebas berdakwah atas
agama mereka. Islam di Rusia memiliki akar sejarah yang dalam. Keberadaannya
selama berabad-abad menunjukkan bahwa
islam memiliki posisi yang strategis dalam konstelasi politik, keagamaan, dan
kebudayaan Rusia. Islam pertama kali datang ke wilayah Rusia modern pada abad
ke-7 di kota Derbent, Dagestan. Secara resmi, islam diadopsi oleh negara Volga
Bulgar atau sekarang Tartasan pada tahun 922 atau 66 tahun lebih dahulu sebelum
adanya agama Kristen Ortodoks (988) yang
di pelopori oleh Tsar Vladimir.
Kebudayaan muslim Rusia hampir runtuh pada abad ke-20
pada saat gembor-gembornya paham komunis . hamper semua bangunan masjid di
hancurkan, karya sastra dibakar, imam dan ulama dibunuh. Ketika tahun 1991 atas
persetujuan pihak berwenang dengan resmi yang hanya mendirikan100 masjid yang
berfungsi di seluruh Rusia. Yang pastinya kehidupan beragama pada masa itu
sangat sulit. Ibadah di lakukan dengan sembunyi-sembunyi. Dan para tokoh agama
melakukan dakwah dengan jaringan tarekat. Ketika sudah memasuki era
demokratisasi pada tahun 1991 benar-benar fenomenal dan menjadi dasar perubahan
yang fundamental bagi kehidupan umat islam dan umat agama lainnya. Ribuan
tempat ibadah didirikan, diperbarui, dan direkonstruksi.
Di era ini memungkinkan umat islam untuk memiliki
kembali sarana-sarana peribadahan yang sesuai dengan kebutuhannya. Terdapat
beberapa versi mengenai populasi muslim di Rusia. Yang pertama menurut presiden Vladimir Putin, dalam pidato
KTT nya di Kuala Lumpur, Malaysia yang memperkirakan penduduk muslim Rusia
sekitar 25 juta jiwa pada tahun 2003. Terdapat pula perkiraan lain tentang
jmlah muslim bervariasi dari 15 juta-40 juta. Menurut United States Department of State, terdapat
sekitar 25 - 31 juta jumlah penduduk Muslim di Rusia, sekurang-kurangnya 29-41
persen jumlah penduduk negara ini dan membentukkan agama mayoritas yang
terbesar. Masyarakat besar Islam dikonsentrasikan di antara warga negara
minoritas yang tinggal di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia: Avar, Adyghe,
Balkar, Nogai, Orang Chechnya, Circassian, Ingush, Kabardin, Karachay, dan
banyak bilangan warga negara Dagestan. Di Volga Basin tengah ada penduduk besar
Tatar dan Bashkir, kebanyakan mereka Muslim. Banyak Muslim juga tinggal di Perm
Krai dan Ulyanovsk, Samara, Nizhny Novgorod, Moscow, Tyumen, dan Leningrad
Oblast (kebanyakannya kaum Tatar). Mayoritas Muslim di Rusia adalah Sunni. Terdapat dua
Mazhab di Rusia, yaitu Mazhab Syafii di Kaukasus Utara dan Mazhab Hanafi di
wilayah negara lainnya. Misalnya, saat ini terdapat lebih dari dua juta penduduk
beragama Islam di Moskow. Disini yang jelas masyarakat muslim di Rusia adalah
penduduk asli bukan imigran yang seperti di negara-negara Eropa Barat.
Daftar Pustaka :
Surya, Aji, M. Kamassa Frasminggi. Geliat Islam di Rusia. Jakarta. Kompas. 2012.
Terjemahan Qura'an Surah Al Hujarat ayat: 13.
http://www.republika.co.id/kanal/ekonomi
Halaman ini terakhir diubah pada 3 April 2016, pukul
12.05.
Hartanti Fadhillah Siti. Makalah Muamalah " Hubungan Internasional". 2016
Lebang, Tomi, Sahabat lama era baru; 60 tahun pasang surut hubungan Indonesia-Rusia. Jakarta. Gramedia. 2010
No comments:
Post a Comment