Monday, June 20, 2016



EKSISTENSI MUSLIM DI RUSIA


Oleh : Siti Fadhillah Hartanti




Rusia, apa yang selalu kita ingat tentang nama negara ini? Pasti tidak luput dari paham komunis. Itulah fenomena yang adanya dalam hati, yang tidak bisa disentuh oleh siapapun. Hanya tuhan yang mampu menjaganya. Sebuah kenyataan yang luar biasa. Kini islam berkembang dalam demokrasi pemerintahan Rusia.
[…] Wahai manusia, sungguh, kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling kenal. Sungguh, yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti. (Q.S Al Hujarat [49]:13)”
Rusia memiliki kemiripan dengan Indonesia. Dari segi karakteristik yang nyaris persis. Multiagama, multiras, multisuku, multibahasa, dan hidup berdampingan secara damai. Sama-sama Bhinneka Tunggal Ika. Bahkan beberapa bahasa Indonesia juga ada yang mirip dengan bahasa Rusia, seperti kata dwa yang artinya dua, kata eta yang artinya itu. Umat islam Rusia sangat kenal dengan masyarakat Indonesia dari ritual ibadah hajinya. Mereka selalu saja mengatakan bahwa masyarakat muslim Indonesia adalah teladah haji dunia. Rusia merupakan negara terbesar di dunia. Wilayahnya sama dengan 11,5% dari wilayah dunia dengan luas 17 juta km persegi, terbentang sepanjang 10.000 km dari laut Baltik di Barat hingga Samudera Pasifik Timur. Dahulunya, negara ini di juluki “Beruang Merah” ini memiliki semua zona iklim kecuali tropis dan terdiri dari 9 zona waktu.
Rusia memiliki masyarakat multietnis. Ada lebih dari 150 suku asli yang menjadi penganut agama-agama tradisional. Sebanyak 57 suku diantaranya beragama islam. Saat ini semua orang di Rusia bebas berdakwah atas agama mereka. Islam di Rusia memiliki akar sejarah yang dalam. Keberadaannya selama berabad-abad  menunjukkan bahwa islam memiliki posisi yang strategis dalam konstelasi politik, keagamaan, dan kebudayaan Rusia. Islam pertama kali datang ke wilayah Rusia modern pada abad ke-7 di kota Derbent, Dagestan. Secara resmi, islam diadopsi oleh negara Volga Bulgar atau sekarang Tartasan pada tahun 922 atau 66 tahun lebih dahulu sebelum adanya agama Kristen Ortodoks (988)  yang di pelopori oleh Tsar Vladimir.
Kebudayaan muslim Rusia hampir runtuh pada abad ke-20 pada saat gembor-gembornya paham komunis . hamper semua bangunan masjid di hancurkan, karya sastra dibakar, imam dan ulama dibunuh. Ketika tahun 1991 atas persetujuan pihak berwenang dengan resmi yang hanya mendirikan100 masjid yang berfungsi di seluruh Rusia. Yang pastinya kehidupan beragama pada masa itu sangat sulit. Ibadah di lakukan dengan sembunyi-sembunyi. Dan para tokoh agama melakukan dakwah dengan jaringan tarekat. Ketika sudah memasuki era demokratisasi pada tahun 1991 benar-benar fenomenal dan menjadi dasar perubahan yang fundamental bagi kehidupan umat islam dan umat agama lainnya. Ribuan tempat ibadah didirikan, diperbarui, dan direkonstruksi.
Di era ini memungkinkan umat islam untuk memiliki kembali sarana-sarana peribadahan yang sesuai dengan kebutuhannya. Terdapat beberapa versi mengenai populasi muslim di Rusia. Yang pertama  menurut presiden Vladimir Putin, dalam pidato KTT nya di Kuala Lumpur, Malaysia yang memperkirakan penduduk muslim Rusia sekitar 25 juta jiwa pada tahun 2003. Terdapat pula perkiraan lain tentang jmlah muslim bervariasi dari 15 juta-40 juta. Menurut United States Department of State, terdapat sekitar 25 - 31 juta jumlah penduduk Muslim di Rusia, sekurang-kurangnya 29-41 persen jumlah penduduk negara ini dan membentukkan agama mayoritas yang terbesar. Masyarakat besar Islam dikonsentrasikan di antara warga negara minoritas yang tinggal di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia: Avar, Adyghe, Balkar, Nogai, Orang Chechnya, Circassian, Ingush, Kabardin, Karachay, dan banyak bilangan warga negara Dagestan. Di Volga Basin tengah ada penduduk besar Tatar dan Bashkir, kebanyakan mereka Muslim. Banyak Muslim juga tinggal di Perm Krai dan Ulyanovsk, Samara, Nizhny Novgorod, Moscow, Tyumen, dan Leningrad Oblast (kebanyakannya kaum Tatar). Mayoritas Muslim di Rusia adalah Sunni. Terdapat dua Mazhab di Rusia, yaitu Mazhab Syafii di Kaukasus Utara dan Mazhab Hanafi di wilayah negara lainnya. Misalnya, saat ini terdapat lebih dari dua juta penduduk beragama Islam di Moskow. Disini yang jelas masyarakat muslim di Rusia adalah penduduk asli bukan imigran yang seperti di negara-negara Eropa Barat.





Daftar Pustaka :
Surya, Aji, M. Kamassa Frasminggi. Geliat Islam di Rusia. Jakarta. Kompas. 2012.
Terjemahan Qura'an Surah Al Hujarat ayat: 13. 
http://www.republika.co.id/kanal/ekonomi
Halaman ini terakhir diubah pada 3 April 2016, pukul 12.05.
Hartanti Fadhillah Siti. Makalah Muamalah " Hubungan Internasional". 2016
Lebang, Tomi, Sahabat lama era baru; 60 tahun pasang surut hubungan Indonesia-Rusia. Jakarta. Gramedia. 2010


No comments:

Post a Comment