TUGAS ARTIKEL SEJARAH EROPA
KONTENPORER
NAMA : YULIA ANITA
NIM : 1401085020
PERADABAN YUNANI DAN ROMAWI
A. Perkembangan Filsafat Yunani
–Romawi
Perjalanan
suatu bangsa tidak lepas dari perkembangan filsafat yang terjadi pada bangsa
tersebut .demikian bangsa eropa yang embrionya lahirdari perjalanan Filsafat
Yunani dan Romawi. Bahkan,belum cambirun dan barnes dalam Ahmad Suhelmi
mengatakan bahwa an hidup orang –orang Yunani ‘’Sumbangan Filsafat yunani dan
Romawi,telah membentuk konsep peradaban politik ,ekonomi,sosial dan budaya
masyarakat Eropa. Empirisme, rasionalisme, dan Humanisme yang berkembang pada
masa Renainssance hingga mampu membawa modernisasi di semua lini kehidupan bangsa eropa, adalah
adopsi dari para pemikir Yunani dan Romawi .[1]
Filsafat
lahir karena ketidak puasan atas dogma dan dokrin-dokrin yang mengajak manusia
berfikir satu jawaban, demikian pula filsafat yunani yang di lahirkan karena
kemenangan akal atas dongeng dan mitos-mitos untuk memberi tahukan asal mula
segala sesuatu tentang manusia dan dunianya. Awal pergumulan Filsafat yunani
,di ketahui muncul pada abad ke 6 SM,yaitu dengan munculnya
xenophanes,Thales,dan Anasogoras .Harun Hdiwijono membagi perkembangan filsafat
Yunani –Romawi Kuno menjadi 4 yaitu filsafat pra-sokrates ,filsafat sokrates
dan Aristoteles,Filsafat Helenisme dan romawi,dan filsafat patristik.[2]
1.Filsafat
Pra –Sokrates
Ajaran
filsafat pra-sokrates sulit untuk di jelaskan dengan pasti,karena sebelum plato
tidak ada hasil karya filsuf yang di bukukan secara utuh. Ajaran –ajaran mereka
di ketahui dari para filsuf yang lahir di kemudian hari. Para fisuf belum
tertarik pada politik dan manusia melainkan pada dunia dan alam (phuisis ).
Sasaran dari filsuf alam ini mencakup segala sesuatu yang dapat di pikirkan
akal, meliputi segala sesuatu yang sekarang
di kenal dengan ilmu pengetahuan.
2.
Filsafat Sokrates, Plato, dan Aristoteles
Sokrates
hidup pada tahun 469-399 SM, Ia adalah filsuf yang tidak meninggalkan karya
tertulis,sehingga pemikirannya pun di pelajari
dari tulisan muridnya, di
antaranya Plato. Cicerno menyebut
sokrates telah memindahkan filsafat dari langit ke bumi, yang berarti bahwa
sasaran filsafat bukan lagi tentang alam dan isinya , tetapi kepada
manusia,sebenarnya,fokus kajian tentang manusia, tidak mutlak di miliki
sokrates,ada kelompok lain yang hidup pada masanya dan mengkaji hal tersebut
yaitu kaum sofis .dalam ajarannya, kaum sofis sudah mengkaji tentang
moral,negara, dan manusia.sokrates memperkenalkan metode mengajar di alektika
dan mengenalkan cara berfikir induksi untuk mencari defenisi umum ,dipun
mengajarkan tentang etika negara ,bahwa negara mempunyai tugas mewujutkan
kebahagiaan ,membuat jiwa mereka sebaik mungkin , negara adalah keselamatan
orang yang memerintah,bukan yang memerintah.
Monarki
adalah yang terbaik, sedangkan demokrasi adalah yang terjelek .sebaiknya belum
memiliki undang-undang, demokrasi adalah yang terbaik sedangkan munarki adalah
yang terjelek, aristoteles memiliki pemikiran yang banyak dan beragam, di
antaranya berbicara tentang logika,filsafat alam,psikologi,biologi,metafisika,
etika politik,ekonomi retorika,dan politeia.Dalam parakteknya yang paling baik
adalah politeia bersifat demokratis-moderat,atau demokrasi dengan undang-undang
dasar dengan hak memilih pada golongan tengah .
[1]
Motgomery Watt, Marshall Hodson, dan Bernard Lewis, memberikan pandangan bahwa
para filsuf Islam turut memberikan
konstribusinya dalam proses perjalan Barat menemukan Renaissance. Ahmad
Suhelmi, hlm. 16-24.
[2] Harun
hadiwijono, Sari Sejarah Filsafat Barat
I. Yogyakarta: kanisius, 1980, hlm. 15-18.
jangan copy paste dari buku ya Yulia
ReplyDelete