Friday, June 24, 2016

Peradaban Yunani dan Romawi- Yulia Anita



    TUGAS ARTIKEL  SEJARAH EROPA KONTENPORER
     NAMA : YULIA ANITA
     NIM     : 1401085020
                           

  PERADABAN YUNANI DAN ROMAWI
A. Perkembangan Filsafat Yunani –Romawi
Perjalanan suatu bangsa tidak lepas dari perkembangan filsafat yang terjadi pada bangsa tersebut .demikian bangsa eropa yang embrionya lahirdari perjalanan Filsafat Yunani dan Romawi. Bahkan,belum cambirun dan barnes dalam Ahmad Suhelmi mengatakan bahwa an hidup orang –orang Yunani ‘’Sumbangan Filsafat yunani dan Romawi,telah membentuk konsep peradaban politik ,ekonomi,sosial dan budaya masyarakat Eropa. Empirisme, rasionalisme, dan Humanisme yang berkembang pada masa Renainssance hingga mampu membawa modernisasi  di semua lini kehidupan bangsa eropa, adalah adopsi dari para pemikir Yunani dan Romawi .[1]
Filsafat lahir karena ketidak puasan atas dogma dan dokrin-dokrin yang mengajak manusia berfikir satu jawaban, demikian pula filsafat yunani yang di lahirkan karena kemenangan akal atas dongeng dan mitos-mitos untuk memberi tahukan asal mula segala sesuatu tentang manusia dan dunianya. Awal pergumulan Filsafat yunani ,di ketahui muncul pada abad ke 6 SM,yaitu dengan munculnya xenophanes,Thales,dan Anasogoras .Harun Hdiwijono membagi perkembangan filsafat Yunani –Romawi Kuno menjadi 4 yaitu filsafat pra-sokrates ,filsafat sokrates dan Aristoteles,Filsafat Helenisme dan romawi,dan filsafat patristik.[2]


1.Filsafat Pra –Sokrates
Ajaran filsafat pra-sokrates sulit untuk di jelaskan dengan pasti,karena sebelum plato tidak ada hasil karya filsuf yang di bukukan secara utuh. Ajaran –ajaran mereka di ketahui dari para filsuf yang lahir di kemudian hari. Para fisuf belum tertarik pada politik dan manusia melainkan pada dunia dan alam (phuisis ). Sasaran dari filsuf alam ini mencakup segala sesuatu yang dapat di pikirkan akal, meliputi segala sesuatu yang sekarang  di kenal dengan ilmu pengetahuan.
2. Filsafat Sokrates, Plato, dan Aristoteles
Sokrates hidup pada tahun 469-399 SM, Ia adalah filsuf yang tidak meninggalkan karya tertulis,sehingga pemikirannya pun di pelajari  dari tulisan  muridnya, di antaranya Plato. Cicerno  menyebut sokrates telah memindahkan filsafat dari langit ke bumi, yang berarti bahwa sasaran filsafat bukan lagi tentang alam dan isinya , tetapi kepada manusia,sebenarnya,fokus kajian tentang manusia, tidak mutlak di miliki sokrates,ada kelompok lain yang hidup pada masanya dan mengkaji  hal tersebut  yaitu kaum sofis .dalam ajarannya, kaum sofis sudah mengkaji tentang moral,negara, dan manusia.sokrates memperkenalkan metode mengajar di alektika dan mengenalkan cara berfikir induksi untuk mencari defenisi umum ,dipun mengajarkan tentang etika negara ,bahwa negara mempunyai tugas mewujutkan kebahagiaan ,membuat jiwa mereka sebaik mungkin , negara adalah keselamatan orang yang memerintah,bukan yang memerintah.
Monarki adalah yang terbaik, sedangkan demokrasi adalah yang terjelek .sebaiknya belum memiliki undang-undang, demokrasi adalah yang terbaik sedangkan munarki adalah yang terjelek, aristoteles memiliki pemikiran yang banyak dan beragam, di antaranya berbicara tentang logika,filsafat alam,psikologi,biologi,metafisika, etika politik,ekonomi retorika,dan politeia.Dalam parakteknya yang paling baik adalah politeia bersifat demokratis-moderat,atau demokrasi dengan undang-undang dasar dengan hak memilih pada golongan tengah .



[1] Motgomery Watt, Marshall Hodson, dan Bernard Lewis, memberikan pandangan bahwa para filsuf  Islam turut memberikan konstribusinya dalam proses perjalan Barat menemukan Renaissance. Ahmad Suhelmi, hlm. 16-24.
[2] Harun hadiwijono, Sari Sejarah Filsafat Barat I. Yogyakarta: kanisius, 1980, hlm. 15-18.

1 comment: